Ilustrasi pesan WhatsApp penipuan e-tilang mengatasnamakan Korlantas Polri

Penipuan digital terus berkembang mengikuti sistem layanan publik yang semakin modern. Salah satu modus yang kini marak adalah penipuan E-Tilang palsu yang dikirim melalui SMS atau WhatsApp. Pelaku memanfaatkan ketidaktahuan dan kepanikan masyarakat dengan mengatasnamakan Korlantas Polri, ETLE, atau instansi kepolisian.

Banyak korban tertipu karena pesan terlihat resmi, disertai tautan (link), nomor plat kendaraan, bahkan nominal denda yang tampak meyakinkan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami ciri-ciri, modus, dan cara menghindari penipuan E-Tilang agar tidak menjadi korban berikutnya.

BACA JUGA:

Efek Domino, Inter Milan Coba Bajak 3 Pemain Liverpool Ini?


Apa Itu E-Tilang Resmi?

E-Tilang (Electronic Traffic Law Enforcement) adalah sistem penindakan pelanggaran lalu lintas berbasis elektronik yang dikelola oleh Polri. Sistem ini menggunakan kamera ETLE untuk merekam pelanggaran, seperti:

📌 Penting:
E-Tilang TIDAK PERNAH:


Modus Penipuan E-Tilang via SMS dan WhatsApp

Pelaku biasanya menggunakan beberapa pola berikut:

1. Pesan Mengatasnamakan Korlantas atau ETLE

Korban menerima pesan seperti:

“Kendaraan Anda terdeteksi melakukan pelanggaran ETLE. Segera cek dan lakukan pembayaran melalui link berikut.”

Nama instansi dibuat menyerupai resmi, misalnya:


2. Menyertakan Link Palsu

Link biasanya:

Jika diklik, korban akan diarahkan ke:

Contoh SMS e-tilang palsu dengan link berbahaya

3. Meminta Data Pribadi

Korban diminta mengisi:

👉 Data ini kemudian digunakan untuk pembobolan rekening atau penipuan lanjutan.


4. Ancaman dan Tekanan Psikologis

Pelaku sering menambahkan kalimat seperti:

Tujuannya agar korban panik dan tidak berpikir panjang.


Ciri-Ciri Pesan E-Tilang Palsu

Agar mudah dikenali, perhatikan tanda-tanda berikut:

Tampilan website palsu e-tilang untuk mencuri data korban

Cara Mengecek E-Tilang Resmi

Jika Anda merasa pernah melakukan pelanggaran, cek hanya melalui jalur resmi:

Situs Resmi:

📌 Pastikan domain:


Apa yang Harus Dilakukan Jika Menerima SMS/WA Penipuan E-Tilang?

1. Jangan Klik Link

Sekali klik bisa:


2. Jangan Beri Data Apa Pun

Instansi resmi tidak pernah meminta:


3. Blokir dan Laporkan


4. Edukasi Orang Terdekat

Banyak korban berasal dari:


Mengapa Penipuan E-Tilang Sangat Efektif?

Beberapa alasan kenapa modus ini sering berhasil:


Dampak Jika Terkena Penipuan

Korban dapat mengalami:


Kesimpulan

Penipuan E-Tilang via SMS atau WhatsApp adalah modus kejahatan digital yang berbahaya dan terus berkembang. Masyarakat harus selalu waspada dan memahami bahwa E-Tilang resmi tidak pernah mengirimkan link pembayaran melalui pesan pribadi.

Kunci utama menghindari penipuan adalah:

Dengan literasi digital yang baik, kita bisa memutus rantai penipuan dan melindungi diri sendiri serta orang-orang di sekitar kita.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi terbaru dari kanal resmi kepolisian dan instansi pemerintah. Peningkatan kewaspadaan serta kebiasaan memverifikasi setiap pesan mencurigakan menjadi langkah penting dalam menghadapi maraknya kejahatan siber yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi digital.

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *