
Teheran, Iran — Sebuah kebakaran hebat melanda barak militer di ibu kota Iran, Teheran, pada Jumat (6/2/2026). Insiden ini terjadi di sebuah bengkel kayu (carpentry workshop) yang berada di dalam kompleks barak militer, memicu kepanikan warga sekitar akibat kepulan asap tebal yang membubung tinggi ke udara.
Meski api sempat membesar, pihak militer Iran memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan situasi dalam waktu singkat, sehingga kebakaran tidak merembet ke bangunan lain di dalam kawasan militer.
BACA JUGA:
Arne Slot Optimistis Virgil van Dijk Bisa Tetap di 2 Tahun Liverpool Lebih Lama
Kronologi Kebakaran di Barak Militer Teheran
Menurut keterangan resmi militer Iran yang dikutip media lokal dan internasional, kebakaran terjadi pada Jumat pagi waktu setempat. Api pertama kali muncul dari bengkel pertukangan kayu yang digunakan untuk perawatan dan pembuatan perlengkapan fasilitas barak.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi mesin di dalam bengkel. Percikan api kemudian dengan cepat menyambar material kayu dan bahan mudah terbakar lainnya, sehingga api membesar dalam waktu singkat.
Asap tebal sempat terlihat dari berbagai penjuru Teheran, memicu kekhawatiran warga akan kemungkinan ledakan atau insiden sabotase.
Namun, otoritas militer Iran menegaskan bahwa tidak ada unsur serangan atau sabotase dalam kejadian ini.
“Kebakaran murni disebabkan gangguan teknis dan korsleting listrik. Tidak ada indikasi sabotase ataupun serangan eksternal,” ujar juru bicara militer Iran dalam pernyataan resmi.
Upaya Pemadaman Cepat oleh Tim Pemadam
Begitu kebakaran terdeteksi, tim pemadam kebakaran militer dan sipil langsung dikerahkan ke lokasi. Dengan dukungan armada pemadam dan peralatan lengkap, api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari dua jam.
Pihak berwenang memastikan seluruh personel dievakuasi dengan aman, sehingga tidak ada korban luka maupun korban jiwa.
Langkah cepat ini dipuji oleh otoritas lokal karena mampu mencegah api menjalar ke gudang logistik, area persenjataan, serta fasilitas vital lainnya.
Tidak Ada Kerusakan Fasilitas Strategis
Pihak militer menyatakan bahwa kerusakan hanya terbatas pada bengkel kayu, tanpa berdampak pada fasilitas penting atau aset strategis.
Beberapa peralatan kerja dan material kayu dilaporkan hangus terbakar, namun tidak memengaruhi kesiapan operasional militer Iran.
“Kerugian bersifat minor dan tidak mengganggu aktivitas maupun kesiapsiagaan pasukan,” kata pejabat pertahanan Iran.

Kepanikan Warga Sekitar
Kebakaran yang disertai asap hitam pekat sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar barak militer. Sejumlah warga mengaku sempat mengira terjadi ledakan atau serangan udara.
Banyak warga mengabadikan momen tersebut melalui ponsel dan membagikannya di media sosial, membuat kabar kebakaran cepat menyebar luas.
Namun setelah klarifikasi resmi dirilis, situasi kembali kondusif.
Investigasi Masih Berlangsung
Meski dugaan awal mengarah ke korsleting listrik, pihak berwenang tetap melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Tim teknis dari militer dan dinas pemadam kebakaran memeriksa sistem kelistrikan, peralatan bengkel, serta prosedur keselamatan kerja di dalam kompleks tersebut.
Hasil investigasi ini nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi sistem keamanan dan pencegahan kebakaran di fasilitas militer.
Rentetan Insiden Kebakaran di Iran
Dalam beberapa tahun terakhir, Iran memang beberapa kali mengalami insiden kebakaran dan ledakan di fasilitas industri, kilang minyak, hingga area militer.
Namun, sebagian besar insiden tersebut dinyatakan sebagai kecelakaan teknis, bukan akibat sabotase.
Meski demikian, situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang kerap memanas membuat setiap insiden di fasilitas militer selalu mendapat sorotan internasional.
Klarifikasi Pemerintah Iran
Pemerintah Iran menegaskan bahwa situasi keamanan nasional tetap terkendali dan tidak ada ancaman terhadap stabilitas negara.
“Kami memastikan bahwa seluruh fasilitas militer beroperasi dengan standar keamanan tinggi. Insiden ini tidak berdampak pada pertahanan nasional,” tegas Kementerian Pertahanan Iran.

Dampak Terhadap Aktivitas Militer
Aktivitas di barak militer tersebut dilaporkan tetap berjalan normal setelah api berhasil dipadamkan. Tidak ada latihan militer yang dibatalkan, dan operasional pasukan tetap berlangsung seperti biasa.
Langkah pembersihan area kebakaran dan perbaikan bengkel langsung dilakukan guna mengembalikan fungsi fasilitas secepat mungkin.
Kesimpulan
Peristiwa kebakaran di barak militer Teheran menjadi pengingat pentingnya sistem keselamatan dan pemeliharaan infrastruktur di kawasan strategis. Meski tidak menimbulkan korban luka atau jiwa, kejadian ini menegaskan bahwa potensi risiko teknis tetap ada di lingkungan militer.
Respons cepat petugas pemadam, koordinasi yang baik, serta sistem evakuasi efektif menjadi kunci keberhasilan mencegah dampak lebih besar.
One Response