
FLEETWOOD – Kejutan besar terjadi pada ajang Piala Liga Inggris atau Carabao Cup 2026-2027. Arsenal harus mengakhiri perjalanan mereka setelah disingkirkan Fleetwood Town, klub kasta keempat sepak bola Inggris. Bermain di Highbury Stadium pada Selasa, 27 Oktober 2026, The Gunners bermain imbang 1-1 selama waktu normal sebelum kalah 3-5 melalui adu penalti.
Hasil Fleetwood Town vs Arsenal ini menjadi salah satu kejutan paling menarik dalam perjalanan Carabao Cup musim ini. Arsenal datang sebagai juara Premier League dengan skuad bertabur pemain berkualitas. Namun, Fleetwood Town berhasil menunjukkan bahwa semangat juang, disiplin bertahan, dan ketenangan dalam situasi krusial dapat mengalahkan perbedaan kualitas di atas kertas.
Aaron Loupalo-Bi membawa Fleetwood unggul pada menit ke-21. Arsenal kemudian menyamakan kedudukan melalui Viktor Gyökeres pada menit ke-50. Pertandingan berlanjut hingga adu penalti setelah kedua tim gagal mencetak gol tambahan.
Kartu merah Max Dowman dan kegagalan Bruno Guimarães mengeksekusi penalti menjadi bagian penting dari kekalahan Arsenal. Sementara itu, Conor Haughey tampil sebagai pahlawan Fleetwood setelah berhasil mencetak tendangan penalti penentu kemenangan.
1. Hasil Akhir Fleetwood Town vs Arsenal
Pertandingan babak keempat Carabao Cup 2026-2027 mempertemukan Fleetwood Town dengan Arsenal dalam duel yang memperlihatkan perbedaan besar di antara kedua klub.
Hasil pertandingan:
- Fleetwood Town: 1 gol, Aaron Loupalo-Bi (menit ke-21).
- Arsenal: 1 gol, Viktor Gyökeres (menit ke-50).
- Adu penalti: Fleetwood Town menang 5-3.
- Stadion: Highbury Stadium.
- Kompetisi: Carabao Cup 2026-2027, babak keempat.
Fleetwood Town akhirnya melaju ke perempat final setelah mengatasi tekanan Arsenal sepanjang pertandingan. Bagi klub yang bermain di League Two, keberhasilan ini merupakan pencapaian luar biasa.
Sebaliknya, Arsenal harus mengevaluasi penampilan mereka karena gagal memanfaatkan peluang yang tersedia meskipun mampu mendominasi permainan pada sejumlah periode pertandingan.
2. Fleetwood Town Mengejutkan Arsenal pada Babak Pertama
Arsenal mengawali pertandingan dengan mencoba mengendalikan penguasaan bola. Tim asuhan Mikel Arteta memiliki pemain-pemain berkualitas untuk membangun serangan dari lini belakang dan menguasai lini tengah.
Namun, dominasi tersebut belum mampu menghasilkan gol. Fleetwood Town justru bermain berani dengan memanfaatkan serangan langsung dan mencoba mengeksploitasi kelemahan pertahanan Arsenal.
Pertandingan sempat dihentikan selama beberapa menit setelah sebuah drone terlihat terbang di atas stadion. Situasi tersebut membuat wasit menghentikan permainan untuk memastikan pertandingan dapat dilanjutkan dengan aman.
Setelah pertandingan kembali berjalan, Arsenal masih kesulitan membongkar pertahanan tuan rumah. Fleetwood bertahan secara disiplin dan tidak memberikan banyak ruang kepada para penyerang tim tamu.
Kejutan terjadi pada menit ke-21 ketika Aaron Loupalo-Bi berhasil membawa Fleetwood unggul. Penyerang tersebut memenangkan duel melawan bek muda Arsenal, Marli Salmon, sebelum melepaskan tembakan dari sudut sempit yang gagal dihentikan kiper Illan Meslier.

Gol itu membuat pendukung Fleetwood bersorak. Klub kasta keempat tersebut kini berada di depan salah satu tim terkuat Inggris.
Arsenal berusaha merespons dengan meningkatkan tekanan. Kai Havertz memperoleh peluang melalui sundulan, sedangkan Jurrien Timber juga mencoba memanfaatkan kesempatan di area pertahanan lawan.
Namun, penyelesaian akhir Arsenal belum cukup tajam. Fleetwood berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga turun minum.
3. Viktor Gyökeres Menyamakan Kedudukan
Memasuki babak kedua, Arsenal tampil lebih agresif. Mikel Arteta berusaha meningkatkan kreativitas serangan dengan memasukkan sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Martin Ødegaard dan Ben White.
Perubahan tersebut membuat permainan Arsenal lebih terorganisasi. Ødegaard membantu mengatur tempo sekaligus membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk menyerang.
Gol penyeimbang akhirnya tercipta pada menit ke-50. Viktor Gyökeres berhasil menyelesaikan peluang dari jarak dekat setelah menerima umpan dari Ceadach O’Neill.
Pemain muda Arsenal tersebut memperlihatkan kualitasnya dalam membangun serangan dari sisi kiri. Ia mengontrol bola panjang kiriman Piero Hincapié sebelum mengirimkan umpan ke area berbahaya yang diselesaikan Gyökeres.
Kedudukan berubah menjadi 1-1 dan Arsenal kembali memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan.
Setelah gol tersebut, The Gunners semakin mendominasi jalannya permainan. Mereka menciptakan sejumlah peluang melalui Havertz dan pemain-pemain lain yang bergerak di sekitar kotak penalti Fleetwood.
Sayangnya, beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol. Penyelesaian akhir yang kurang akurat membuat Arsenal tidak mampu membalikkan keadaan.
Fleetwood juga sempat mengancam melalui serangan balik. Mereka tetap berusaha memanfaatkan setiap kesempatan sambil mempertahankan organisasi pertahanan.
4. Kartu Merah Max Dowman Menjadi Titik Balik
Menjelang akhir pertandingan, situasi Arsenal semakin sulit setelah Max Dowman menerima kartu merah pada menit ke-85.
Pemain muda tersebut diusir setelah terlibat insiden dengan Harrison Neal dari Fleetwood. Keputusan wasit menjadi salah satu momen yang menyita perhatian karena hukuman tersebut dinilai cukup keras oleh sejumlah pengamat pertandingan.
Bermain dengan sepuluh pemain membuat Arsenal menghadapi tantangan tambahan. Mereka harus menjaga keseimbangan pertahanan sekaligus berusaha mencari gol kemenangan sebelum waktu normal berakhir.
Meskipun demikian, Arsenal masih memperoleh peluang emas. Ben White sempat mengancam gawang Fleetwood, tetapi kiper Jay Lynch melakukan penyelamatan penting.
Lynch kembali menunjukkan refleks luar biasa ketika menghadapi peluang berikutnya. Penampilannya membantu Fleetwood mempertahankan skor imbang hingga peluit akhir berbunyi.
Skor 1-1 membuat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

5. Jay Lynch dan Conor Haughey Menghancurkan Harapan Arsenal
Adu penalti menjadi momen paling menentukan dalam pertandingan ini. Kedua tim harus menunjukkan ketenangan karena satu kesalahan dapat mengubah hasil pertandingan secara keseluruhan.
Arsenal sempat menjaga harapan setelah beberapa eksekutor mereka berhasil menjalankan tugas. Martin Ødegaard, Kai Havertz, dan Viktor Gyökeres berhasil mencetak gol dari titik putih.
Namun, tekanan semakin besar ketika Bruno Guimarães maju sebagai salah satu penendang Arsenal. Eksekusinya berhasil dibaca dan ditepis Jay Lynch, memberikan keuntungan penting bagi Fleetwood.
Para pemain tuan rumah kemudian terus menunjukkan ketenangan dalam menyelesaikan tendangan mereka.
Puncaknya terjadi ketika Conor Haughey maju untuk mengambil penalti penentu. Bek tengah tersebut melepaskan tendangan keras ke sudut atas gawang yang tidak mampu dijangkau Illan Meslier.
Fleetwood Town menang 5-3 melalui adu penalti dan memastikan langkah ke perempat final Carabao Cup 2026-2027.
Selepas kemenangan tersebut, para pemain Fleetwood merayakan keberhasilan mereka bersama pendukung di stadion. Momen itu menjadi gambaran betapa besarnya arti kemenangan atas Arsenal bagi klub dan para penggemarnya.
6. Mengapa Arsenal Bisa Tersingkir?
Kekalahan Arsenal tidak dapat dijelaskan hanya melalui satu faktor. Ada beberapa hal yang memengaruhi hasil akhir pertandingan.
Pertama, penyelesaian akhir menjadi persoalan utama. Arsenal mampu menciptakan peluang, tetapi gagal memaksimalkan kesempatan untuk mencetak gol kedua.
Kedua, Fleetwood tampil disiplin. Mereka bertahan dengan rapat dan memaksa Arsenal mencari ruang melalui serangan yang berulang kali dapat dihentikan.
Ketiga, kartu merah Dowman mengubah situasi pada fase akhir pertandingan. Arsenal kehilangan satu pemain ketika sedang berusaha mencari kemenangan.
Keempat, penampilan Jay Lynch menjadi pembeda. Kiper Fleetwood tidak hanya membantu timnya bertahan selama waktu normal, tetapi juga menggagalkan penalti Bruno Guimarães.
Kombinasi berbagai faktor tersebut membuat Arsenal gagal memenuhi ekspektasi dan harus menerima kenyataan tersingkir dari kompetisi.
7. Dampak Kekalahan bagi Arsenal dan Fleetwood Town
Bagi Arsenal, hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Mikel Arteta. Timnya perlu memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir dan menjaga ketenangan ketika menghadapi lawan yang bermain bertahan.
Meski tersingkir dari Carabao Cup, Arsenal masih mempunyai kesempatan untuk memperjuangkan target mereka di kompetisi lain. Kekalahan ini tidak otomatis menentukan keseluruhan musim, tetapi menjadi peringatan agar tim tidak meremehkan lawan.
Di sisi lain, kemenangan tersebut memberikan dorongan moral besar bagi Fleetwood Town. Mereka berhasil mengalahkan juara Premier League dan memastikan tempat di perempat final.
Fleetwood menunjukkan bahwa sepak bola tidak selalu ditentukan oleh nilai skuad atau reputasi klub. Kerja sama, kedisiplinan, dan keberanian mengambil peluang dapat menghasilkan kejutan yang sulit dilupakan.
Keberhasilan ini juga membuka kesempatan bagi Fleetwood untuk kembali mencuri perhatian pada babak berikutnya. Mereka kini tinggal menunggu hasil undian untuk mengetahui calon lawan di perempat final Carabao Cup.
Kesimpulan
Hasil Fleetwood Town vs Arsenal di Piala Liga Inggris 2026-2027 menjadi kejutan besar setelah The Gunners tersingkir dari kompetisi. Kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal sebelum Fleetwood menang 5-3 melalui adu penalti.
Aaron Loupalo-Bi membawa tuan rumah unggul pada babak pertama, sedangkan Viktor Gyökeres menyamakan kedudukan setelah turun minum. Kartu merah Max Dowman dan kegagalan penalti Bruno Guimarães kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan Arsenal menuju kekalahan.
Bagi Fleetwood Town, kemenangan ini merupakan momen bersejarah yang memperlihatkan kekuatan mental dan disiplin tim. Bagi Arsenal, hasil tersebut menjadi pengingat bahwa setiap pertandingan membutuhkan konsentrasi, efektivitas, dan rasa hormat terhadap lawan.
Kini, Fleetwood berhak melanjutkan perjalanan ke perempat final, sedangkan Arsenal harus mengalihkan perhatian ke kompetisi lainnya pada musim 2026-2027.