Kim Gi-dong punya hubungan dekat dengan Shin Tae-yong. Jelang duel FC Seoul vs Persib Bandung di AFC Champions League Two, dukungan sang mantan asisten pelatih menjadi sorotan.

Pelatih FC Seoul, Kim Gi-dong, menjadi sorotan menjelang pertandingan menghadapi Persib Bandung di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Hubungannya dengan Shin Tae-yong membuat muncul pertanyaan apakah pelatih asal Korea Selatan tersebut akan meminta bantuan mantan rekannya untuk mempelajari kekuatan Maung Bandung. Namun, sampai laporan yang diterbitkan pada 15 September 2026, belum ada konfirmasi bahwa Kim Gi-dong benar-benar meminta bantuan Shin Tae-yong untuk mengalahkan Persib. <Cite refs={[“turn0search0″,”turn0search9”]}/>

Hubungan Kim Gi-dong dan Shin Tae-yong

Kim Gi-dong bukan sosok asing bagi Shin Tae-yong. Keduanya pernah bekerja sama di Timnas Korea Selatan U-23. Berdasarkan data Transfermarkt yang dikutip Okezone, Kim Gi-dong menjadi asisten Shin Tae-yong pada periode Januari 2013 hingga September 2016, termasuk dalam delapan pertandingan pada kerja sama awal mereka. <Cite refs={[“turn0search0″,”turn0search1”]}/>

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan Timnas Korea Selatan U-23 menuju final Piala Asia U-23 2016. Korea Selatan akhirnya kalah 2-3 dari Jepang dalam pertandingan final. Pengalaman bersama itu menjadi alasan munculnya spekulasi bahwa Kim Gi-dong memiliki akses untuk berdiskusi dengan Shin Tae-yong sebelum menghadapi Persib Bandung. <Cite refs={[“turn0search0″,”turn0search4”]}/>

Meski demikian, hubungan baik antara dua pelatih tidak otomatis berarti adanya permintaan bantuan taktik. Kim Gi-dong tetap memiliki tanggung jawab menyiapkan FC Seoul, sedangkan Shin Tae-yong saat ini menangani Persija Jakarta. Tidak ada pernyataan terverifikasi yang menyebut Shin Tae-yong memberikan strategi khusus untuk menghadapi Persib. <Cite refs={[“turn0search0″,”turn0search7”]}/>

Shin Tae-yong Ditanya Dukung FC Seoul atau Persib

Sorotan terhadap hubungan Kim Gi-dong dan Shin Tae-yong semakin besar setelah Shin Tae-yong ditanya mengenai tim yang akan didukung dalam pertandingan FC Seoul melawan Persib Bandung.

Pertanyaan tersebut muncul setelah Persija Jakarta mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu, 12 September 2026. Shin Tae-yong yang menangani Persija merupakan pelatih asal Korea Selatan, sementara FC Seoul adalah klub dari negara kelahirannya. Di sisi lain, Persib menjadi wakil Indonesia di kompetisi Asia. <Cite refs={[“turn0search6″,”turn0search7”]}/>

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Shin Tae-yong tidak menyebutkan tim yang akan didukungnya. Ia memilih menyimpan jawabannya di dalam hati dan berharap pertandingan kedua tim berjalan dengan baik serta nyaman. Sikap tersebut menunjukkan bahwa Shin Tae-yong tidak secara terbuka menyatakan keberpihakan kepada FC Seoul maupun Persib Bandung. <Cite refs={[“turn0search0″,”turn0search7”]}/>

Kim Gi-dong Tertarik Mempelajari Persib Bandung

Menjelang pertemuan di Seoul, Kim Gi-dong mengaku mulai tertarik mempelajari kekuatan Persib Bandung. Pelatih berusia 54 tahun tersebut sebelumnya tidak mengetahui banyak mengenai klub asal Jawa Barat itu. Setelah hasil undian grup diketahui, ia mulai mencari informasi tentang calon lawannya. <Cite refs={[“turn0search9”]}/>

Kim Gi-dong menilai Persib merupakan tim yang bagus. Ia juga mengakui bahwa Maung Bandung memiliki pengalaman kompetisi Asia setelah berhasil mencapai babak 16 besar ACL Two pada musim sebelumnya. Persib juga dikenal sebagai juara beruntun Liga Indonesia, sehingga FC Seoul tidak dapat menganggap remeh pertandingan tersebut. <Cite refs={[“turn0search9″,”turn0search5”]}/>

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa FC Seoul telah melakukan persiapan dengan mempelajari lawan. Akan tetapi, belum ada bukti bahwa Shin Tae-yong menjadi sumber informasi utama dalam proses tersebut. Kim Gi-dong dapat memanfaatkan berbagai rekaman pertandingan, laporan tim, serta analisis staf kepelatihan untuk memahami permainan Persib.

FC Seoul Berencana Melakukan Rotasi Pemain

Salah satu kabar menarik menjelang laga adalah rencana rotasi skuad FC Seoul. Kim Gi-dong mengatakan timnya akan memberikan kesempatan bermain kepada sejumlah pemain dan talenta muda yang sebelumnya belum banyak tampil. <Cite refs={[“turn0search2″,”turn0search4”]}/>

Keputusan tersebut berkaitan dengan jadwal padat FC Seoul. Setelah menghadapi Persib Bandung pada Rabu, 16 September 2026, FC Seoul dijadwalkan bertandang ke markas Pohang Steelers pada Minggu, 20 September 2026 dalam lanjutan Liga Korea Selatan. <Cite refs={[“turn0search2″,”turn0search5”]}/>

Hingga pekan ke-29, FC Seoul berada di puncak klasemen Liga Korea Selatan 2026 dengan 62 poin. Mereka unggul 15 poin atas Ulsan HD yang menempati posisi kedua. Situasi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pengelolaan skuad untuk menghadapi pertandingan domestik dan kompetisi Asia. <Cite refs={[“turn0search1″,”turn0search2”]}/>

Namun, rencana rotasi tidak berarti FC Seoul menyerahkan pertandingan kepada Persib. Kim Gi-dong tetap meminta para pemain untuk mencurahkan seluruh kemampuan dan tampil maksimal. Pemain muda yang mendapat kesempatan juga akan menjadi bagian dari strategi FC Seoul untuk menghadapi wakil Indonesia tersebut. <Cite refs={[“turn0search2″,”turn0search4”]}/>

Persib Bandung Hadapi Ujian Berat di Seoul

Persib Bandung akan memulai perjalanan di Grup E ACL Two 2026/2027 dengan menghadapi FC Seoul di Seoul World Cup Stadium pada Rabu, 16 September 2026 pukul 17.00 WIB. Pertandingan ini menjadi ujian bagi skuad Maung Bandung setelah mengalami kekalahan 1-2 dari Persija Jakarta di Liga Indonesia. <Cite refs={[“turn0search3″,”turn0search8”]}/>

Pelatih Persib, Igor Tolic, meminta para pemain melupakan hasil minor melawan Persija dan segera memulihkan kondisi. Ia menyadari bahwa waktu persiapan menuju pertandingan di Korea Selatan sangat terbatas. Kondisi kebugaran pemain menjadi perhatian, terutama setelah Berguinho mengalami cedera dalam pertandingan terakhir. Marc Klok juga sempat mengalami cedera pada laga pembuka melawan PSM Makassar. <Cite refs={[“turn0search3”]}/>

Tolic menegaskan bahwa pemain yang berada dalam kondisi sehat akan dibawa untuk menghadapi FC Seoul. Ia ingin timnya menampilkan performa terbaik dan membuat para pendukung bangga. Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Persib untuk menunjukkan kemampuan di panggung sepak bola Asia. <Cite refs={[“turn0search3″,”turn0search8”]}/>

Tantangan Taktik Melawan Wakil Korea Selatan

FC Seoul memiliki keunggulan sebagai tuan rumah dan salah satu tim papan atas Liga Korea Selatan. Mantan pemain Persib, Oh In-kyun, mengingatkan bahwa lawan tersebut mempunyai pemain lokal dan asing berkualitas. Ia juga menyoroti ancaman dari sektor sayap FC Seoul. <Cite refs={[“turn0search5”]}/>

Bagi Persib, menjaga konsentrasi dan kedisiplinan taktik menjadi hal penting selama 90 menit. Tim harus mampu menghadapi tekanan publik tuan rumah sekaligus menjaga keseimbangan permainan. Tolic juga menekankan perlunya persiapan yang baik agar para pemain dapat menunjukkan performa maksimal. <Cite refs={[“turn0search3″,”turn0search8”]}/>

Di sisi lain, rotasi yang direncanakan FC Seoul dapat memberikan kesempatan bagi pemain Persib untuk menghadapi beberapa wajah baru. Namun, kualitas pemain muda yang tampil tetap perlu diwaspadai. Pertandingan tetap ditentukan oleh performa di lapangan, bukan sekadar nama besar atau pengalaman sebelumnya.

Persaingan Grup E ACL Two 2026/2027

Persib Bandung tergabung di Grup E bersama FC Seoul, Melbourne Victory dari Australia, dan The Cong-Viettel dari Vietnam. Persaingan ini menghadirkan perjalanan tandang yang cukup panjang bagi Maung Bandung. <Cite refs={[“turn0search3″,”turn0search6”]}/>

Pertandingan melawan FC Seoul menjadi awal dari rangkaian laga penting tersebut. Hasil pertandingan akan menjadi bagian dari perjalanan Persib dalam usaha melangkah lebih jauh di kompetisi Asia. Pengalaman mencapai babak 16 besar pada musim sebelumnya menjadi modal yang dapat digunakan untuk menghadapi tantangan baru. <Cite refs={[“turn0search3″,”turn0search9”]}/>

Sementara itu, FC Seoul memiliki kesempatan memanfaatkan dukungan suporter di Seoul World Cup Stadium. Tim tuan rumah akan berusaha memulai fase grup dengan hasil positif, sedangkan Persib ingin bangkit setelah kekalahan di Liga Indonesia. Kedua tim memiliki target masing-masing dalam pertandingan pembuka ini.

Kesimpulan

Kabar mengenai pelatih FC Seoul Kim Gi-dong yang disebut meminta bantuan Shin Tae-yong untuk mengalahkan Persib Bandung berawal dari hubungan dekat keduanya saat bekerja sama di Timnas Korea Selatan U-23. Kim Gi-dong memang mengaku tertarik mempelajari kekuatan Persib, tetapi belum ada konfirmasi bahwa ia meminta bantuan khusus kepada Shin Tae-yong. <Cite refs={[“turn0search0″,”turn0search9”]}/>

Shin Tae-yong sendiri memilih tidak menyatakan dukungan kepada FC Seoul atau Persib Bandung ketika ditanya oleh wartawan. Pertandingan di Seoul akan menjadi pertemuan penting bagi kedua klub di ACL Two 2026/2027. Dengan jadwal padat FC Seoul dan kondisi Persib setelah kekalahan dari Persija, duel ini diperkirakan menghadirkan tantangan taktik serta persaingan menarik di panggung Asia. <Cite refs={[“turn0search2″,”turn0search7″,”turn0search8”]}/>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *